Kamis, 29 November 2012

Dijual Kebun Karet 30 Hektar di Musi Banyu Asin, Sumatera Selatan (Rp. 120 Juta per Hektar)

          Karet merupakan komoditi perkebunan primadona ekspor. Indonesia bersama dua negara produsen kaaret alam terbesar dunia yaitu Thailand dan Malaysia, member kontribusi sebesar 75% terhadap total produksi karet alam dunia. Khususnya Indonesia member kontribusi sebesar 26% dari total produksi karet alam dunia. Diproyeksikan hingga tahun 2020 konsumsi karet alam dunia akan terus mengalami peningkatan rata-rata sebesar 2,6% per tahun.
           Prospek agribisnis karet diprediksi oleh para ahli akan semakin menjanjikan di masa yang akan datang. Hal ini terkait dengan meningkatnya kebutuhan karet dalam pembuatan hasil industri manufaktur seperti ban karet isolator dan lain sebagainya. Peningkatan harga karet alam di pasaran dunia terjadi karena adanya defisit suplai karet alam disbanding permintaan yang terus meningkat tajam disertai tingginya harga bahan baku karet sintesis yang merupakan barang substitusi karet alam akibat tingginya ahrga minyak mentah dunia. Negara-negara seperti Amerika serikat, Eropa, Jepang, da Cina merupakan contoh konsumen besar karet alam. 

Fakta kebutuhan karet dunia berdasar International Rubber Study Group (Worldbank.org) 2007:
  • Indonesia merupakan produsen karet terbesar kedua setelah Thailand dengan pangsa produksi sekitar 28 % dari total produksi dunia (data tahun 2007)
  • Sebagai eksportir terbesar kedua setelah Thailand, pangsa ekspor Indonesia mencapai 35,9 % dari total ekspor dunia (data tahun 2007)
  • Konsumen utama karet Dunia adalah China, AS, Jepang dan India
  • Pasar karet Indonesia ditujukan ke lebih dari 40 negara antara lain AS, Jepang, China, Singapura, Korea Selatan, Jerman
          Atas dasar-dasar tersebut di atas maka kami menawarkan kepada Anda sebuah peluang berinvestasi untuk masa mendatang berupa satu hamparan kebun karet seluas 30 hektar di Kabupaten Musi banyu Asin, Propinsi Sumatera Selatan. Dengan waktu tempuh lebih kurang 2 jam dari Kota Palembang. 
          Lokasi kebun hanya berjarak lebih kurang 8 kilometer dari Jalan Raya Betung-Palembang dan berada di daerah yang aman, baik dari gangguan manusia ataupun hewan-hewan liar seperti babi hutan dan sebagainya.

Berikut spesisifikasinya:
Lokasi                : Desa Sri Kembang Kecamatan Babat Supat 
                             Kabupaten Musi Banyu Asin, Sumatera Selatan
Luas Lahan         : 30 Hektar (20 Hektar peiduktif, 10 hektar siap sadap)
Status Surat        : Surat Pengakuan Hak (SPH)
Jenis Bibit           : Bibit unggul PB 260 dari Balai Penelitian Sembawa
Usia Tanam          : 4 sampai dengan 6 tahun
Hasil                    : 1,5 sampai dengan 1,8 ton per minggu (dari 20 hektar yang telah disadap)






Silahkan menghubungi marketing kami di 0819-58-599-888 pada hari dan jam kerja








Rumah Kalbu Populer: